Penerapan E-Learning untuk Meningkatkan Inovasi Creativepreneur Mahasiswa

  • Alwiyah Alwiyah Universitas Wiraraja Sumenep
  • Sayyida Sayyida Universitas Wiraraja Sumenep
Keywords: E-learning, Creativepreneur, Studi Literatur

Abstract

Pendidikan sebagai tempat pembentukan  mental peserta didik, didesain agar sejalur atau sesuai dengan perkembangan kebutuhan industri dan kebutuhan masyarakat saat ini. Globalisasi sebagai era perkembangan teknologi dan informasi membuat perguruan tinggi tidak luput dari keharusan untuk beradaptasi dalam hal pelayanan dan pengajaran terhadap mahasiswa. Dengan dikeluarkannya UU No. 20 tahun 2003 mengenai pembelajaran jarak jauh, perlu digunakannya sistem e-learning. E-learning berbasis creativepreneur bertujuan untuk mengembangkan mutu lulusan perguruan tinggi, dan melengkapi kualifikasi daya saing dan kompetensi, serta inovasi yang dapat digunakan sebagai ketentuan untuk kehidupan sosial melalui entrepreneur. Adanya e-learning juga mampu meningkatkan efisien serta efektivitas perkuliahan, sehingga lahirnya creativepreneur dalam suatu universitas. Hal ini sebagaimana tertulis dalam Rencana Strategi (Renstra) Pendidikan Nasional, yaitu (1) Pemerataan akses pendidikan, (2) mutu, relevansi dan daya saing lulusan, dan (3) tata kelola atau governance, akuntabilitas dan citra publik terhadap pendidikan. Penelitian ini membahas perlunya e-learning agar mahasiswa tetap bisa menjalankan perkuliahan, terutama menjadi sistem yang efektif untuk menciptakan creativepreneur. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini bersifat studi literatur, dan metode yang digunakan adalah secara deskriptif yaitu mendeskripsikan fenomena yang ada pada lingkungan secara akurat.

References

[1] Rahardja, U., & Harahap, E. P. (2019). Implementation Of Information Planning and Strategies Industrial Technology 4.0 to Improve Business Intelligence Performance on Official Site APTISI. Journal of Physics: Conference Series, 1179(1), 12111.
[2] Cidral, W. A., Oliveira, T., Di Felice, M., & Aparicio, M. (2018). E-learning success determinants: Brazilian empirical study. Computers & Education, 122, 273–290.
[3] Mncube, L. S., Dube, L., & Ngulube, P. (2017). The role of lecturers and university administrators in promoting new e-learning initiatives. International Journal of Virtual and Personal Learning Environments (IJVPLE), 7(1), 1–11.
[4] Agustin, F., Aini, Q., Khoirunisa, A., & Nabila, E. A. (2020). Utilization of Blockchain Technology for Management E-Certificate Open Journal System. Aptisi Transactions on Management (ATM), 4(2), 134-139.
[5] Weiser, O., Blau, I., & Eshet-Alkalai, Y. (2018). How do medium naturalness, teaching-learning interactions and Students’ personality traits affect participation in synchronous E-learning? The Internet and Higher Education, 37, 40–51.
[6] Mahamood, M. (2019). CREATIVEPRENEUR IN THE CONTEXT OF ARTS AND CULTURAL MANAGEMENT. International Conference of One Asia Community, 1(1), 29–31.
[7] Purba, M. L., Haloho, E., & Hasibuan, R. (2019). SEMINAR CREATIVEPRENEURSHIP DAN WORKSHOP DASAR DIGITAL MARKETING PRODUK UMKM DI ERA MILENIAL. Journal of Community Service, 1(1), 33–37.
[9] Dewanti, P., & Permana, P. A. G. (2018). Initial Creativepreneur Through Creativity Based Community Services. Ikra-Ith Abdimas, 1(2), 39–43.
[10] Truong, H. M. (2016). Integrating learning styles and adaptive e-learning system: Current developments, problems and opportunities. Computers in Human Behavior, 55, 1185–1193.
[11] Rahardja, U., Hariguna, T., & Aini, Q. (2019). Understanding the Impact of Determinants in Game Learning Acceptance: An Empirical Study. International Journal of Education and Practice, 7(3), 136–145.
[12] Aini, Q., Rahardja, U., Moeins, A., & Wardani, A. M. (2018). Penerapan Data Market Query (DMQ) pada Sistem Penilaian Berbasis Yii Framework. InfoTekJar: Jurnal Nasional Informatika Dan Teknologi Jaringan, 3(1), 26–31.
[13] Clark, R. C., & Mayer, R. E. (2016). E-learning and the science of instruction: Proven guidelines for consumers and designers of multimedia learning. John Wiley & Sons.
[14] Laksitowening, K. A., Wibowo, Y. F. A., & Hidayati, H. (2016). An assessment of E-Learning readiness using multi-dimensional model. 2016 IEEE Conference on E-Learning, e-Management and e-Services (IC3e), 128–132.
[15] Pracihara, B. S., Nurlaela, L., Samani, M., & Buditjahyanto, I. G. P. A. (2019). Model Creativepreneur at Vocational High School Art and Creative Industries Sector for Creative Industry Development. 2019 IEEE Eurasia Conference on IOT, Communication and Engineering (ECICE), 552–555.
[16] Dewanti, P., & Permana, P. A. G. (2018). Initial Creativepreneur Through Creativity Based Community Services. Ikra-Ith Abdimas, 1(2), 39–43.
[17] Narpati, B., & Meutia, K. I. (2018). Creativepreneur Menjamin Kesejahteraan di Masa Depan? Ikra-Ith Ekonomika, 1(2), 139–145.
Published
2020-06-08
How to Cite
Alwiyah, A., & Sayyida, S. (2020). Penerapan E-Learning untuk Meningkatkan Inovasi Creativepreneur Mahasiswa. ADI Bisnis Digital Interdisiplin Jurnal, 1(1), 35-40. https://doi.org/https://doi.org/10.34306/abdi.v1i1.108