Optimalisasi Pemasaran Digital Adaptif Untuk Mendorong Keberlanjutan E-Commerce di Era Transformasi Digital
DOI:
https://doi.org/10.34306/adimas.v5i1.1142Kata Kunci:
Edukasi Masyarakat, Limbah Organik, Sumber Daya TerbarukanAbstrak
Pertumbuhan populasi dan urbanisasi yang pesat menghasilkan peningkatan volume
limbah organik yang signifikan, yang jika tidak dikelola dengan baik, dapat
menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis efektivitas pemanfaatan limbah organik sebagai sumber
daya terbarukan melalui pendekatan program edukasi masyarakat yang berkelanjutan.
Metode penelitian menggunakan pendekatan kombinasi kualitatif dan
kuantitatif, yang melibatkan survei, wawancara mendalam, dan observasi langsung
terhadap komunitas sasaran di wilayah perkotaan. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa edukasi masyarakat mengenai pengolahan limbah organik menjadi
energi terbarukan, seperti biogas dan kompos, mampu meningkatkan partisipasi
masyarakat dalam pengelolaan lingkungan sekaligus menciptakan manfaat
ekonomi lokal. Selain itu, program edukasi ini terbukti dapat memperkuat
pemahaman masyarakat terhadap konsep ekonomi sirkular dan mendorong penerapan
teknologi sederhana yang mendukung pemanfaatan energi terbarukan.
Studi ini menawarkan inovasi dalam bentuk model edukasi yang tidak hanya
berfokus pada aspek teknis, tetapi juga memperkuat aspek sosial dan ekonomi
melalui keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap tahapan pengelolaan limbah
organik. Kontribusi penelitian ini mencakup pengembangan model edukasi yang
holistik dan dapat direplikasi dalam konteks yang lebih luas, mendukung tujuan
pembangunan berkelanjutan (SDGs) terkait energi bersih dan produksi berkelanjutan.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Nouval Trezandy Lapatta, Muhammad Zaidan, Laura Paige Pasha
submission.license.cc.by-sa4.footer
Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







