Menelaah Kesiapan Pencegahan dan Penanganan Kebakaran di Lapas Kelas IIA Lahat

Authors

  • Rizki Kurniawan Politeknik Ilmu Pemasyarakatan
  • Markus Marselinus Soge Politeknik Ilmu Pemasyarakatan

DOI:

https://doi.org/10.34306/adimas.v2i1.524

Keywords:

Kebakaran, pencegahan, penanganan

Abstract

Tercatat sebanyak 69 kasus data kebakaran yang terjadi di wilayah Lahat pada tahun 2018, hal ini mengalami peningkatan kasus sebesar 81,6% dibandingkan pada tahun 2017. Manajemen kebakaran penting diperhatikan khususnya di lembaga pemasyarakatan, mengingat kondisi penghuni lapas yang rentan menjadi korban karena lapas merupakan suatu bangunan yang didesain supaya penghuni yang ada di dalamnya tidak dapat mendapatkan akses keluar sehingga perlu adanya kebijakan dan tindakan yang dapat melindungi baik nyawa manusia maupun dokumen penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian penerapan manajemen kebakaran di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Lahat. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan instrumen lembar observasi, panduan wawancara, dan lembar studi dokumen. Kepala Lapas, kepala kesatuan pengamanan Lapas, dan petugas pengamanan Lapas berperan sebagai informan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 30 (34%) elemen penilaian penerapan manajemen kebakaran di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA terpenuhi dan sebanyak 58 (66%) elemen tidak terpenuhi, dengan total keseluruhan elemen terpenuhi dan tidak terpenuhi sebanyak 88 elemen. Kesimpulan pada penelitian ini adalah pemenuhan manajemen kebakaran di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Lahat memiliki tingkat dalam kategori rendah. Saran yang diberikan yaitu dibentuk suatu kebijakan manajemen kebakaran, prosedur penanggulangan kebakaran serta program untuk pencegahan dan penanggulangan kebakaran.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Rizky, Jogja. (2021, Aug. 17). Lembaga Pemasyarakatan [Online]. Available : https://id.m.wikipedia.org/wiki/Lembaga_Pemasyarakatan

Situmorang,V,H.(2018). “Lembaga Pemasyarakatan Sebagai Bagian Dari Penegak Hukum”. Pusat Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Badan Penelitian dan Pengembangan Hukum dan HAM Kementerian Hukum dan HAM R.I., No. 13,Vol. 1 pp. 85-96.

Pusdatin-KemenkumhamRI. (2021) Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Lahat [Online]. Available : http://lapaslahat.kemenkumham.go.id/

Pasweb. (2019). Mengenal Lembaga Pemasyarakatan [Online]. Available : https://www.pemasyarakatan.com/mengenal-lembaga-pemasyarakatan/

Dayang.V.2020. Penerapan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 6 Tahun 2013 Tentang Tata Tertib Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan Perspektif Hukum Pidana Islam (Studi Kasus Di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Klas II A Palembang).Skripsi. Jurusan Hukum. Fakultas Hukum, Seni dan Ilmu Sosial Universitas Islam Negeri Raden Fatah. Palembang.

Indriyatmoko, A. (2020) “Penerapan Manajemen Kebakaran di Lembaga Pemasyarakatan Wanita Kelas II A”, HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development), No. 1, Vol. 4, pp. 262-273.

Miranti, R. and Mardiana, M. (2018) “Penerapan Sistem Proteksi Aktif dan Sarana Penyelamatan Jiwa sebagai Upaya Pencegahan Kebakaran”, HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development), Vol. 2, No. 1, pp. 12-22.

Karimah, M., Kurniawan, B., Suroto. (2016). “ANALISIS UPAYA PENANGGULANGAN KEBAKARAN DI GEDUNG BOUGENVILLE RUMAH SAKIT TELOGOREJO SEMARANG” . JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT, No. 4, Vol.4.

Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995 Tentang Pemasyarakatan

A. K. Yaniaja, H. Wahyudrajat, and V. T. Devana, “Pengenalan Model Gamifikasi ke dalam E-Learning Pada Perguruan Tinggi,” ADI Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 1, no. 1, pp. 22–30, 2020.

Kementrian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat, Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 14/Prt/M/2017 Tentang Persyaratan Kemudahan Bangunan Gedung, 2017

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia, Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2005 Tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 Tentang Bangunan Gedung, 2002

N. Nawindah and L. Fajarita, “Peningkatan Sumber Daya Manusia Melalui Pembuatan Blog Bagi Siswa Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat,” ADI Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 1, no. 1, pp. 87–90, 2020.

S. Ristantiya, Y. Ardani, and T. Hartanto, “PKM Menjadikan Bumdes Lempong Mandiri Sebagai Lembaga Usaha Desa Yang Berkualitas,” ADI Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 1, no. 2, pp. 32–40, 2021.

Wicaksana.,G.,A, Wibowo.,P. (2021). “Kesiapan Lapas Kelas I Bandar Lampung Dalam Menghadapi Bencana Alam”. Fakultas Hukum Universitas Batanghari Jambi, No. 1, Vol.5.

Yunita.,A, dkk .(2016). “Faktor penyebab kerentanan kebakaran berdasarkan persepsi masyarakat di kelurahan Melayu kecamatan Banjarmasin Tengah”. Jurnal Pendidikan Geografi. vol. 3, No 4, pp. 40-57.

Tasdik Darmana, dkk (2018). “Sosialisasi bahaya dan keselamatan penggunaan listrik di kelurahan Duri Kosambi, Cengkareng”. Jurnal Terang vol. 1, no. 1,pp.95-105.

Addawiyah, A.S. (2016). Pengembangan risk assesment dalam evaluasi manajemen penanggulangan kebakaran melalui Fault Tree Analysis. Unnes Journal of Public Health, Vol. 5 , No. 1 pp. 5-6.

Siregar AP. (2016). Evaluasi Kesiapan Lingkungan Kerja Dalam Menghadapi Bahaya Kebakaran Menurut Aspek Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Gedung Rektorat Dan Gedung Upt Perpustakaan Universitas Lampung. [Tesis]. Lampung:Program Studi Pasca Sarjana Ilmu Lingkungan Universitas Lampung. Bandar Lampung.

Kurniawan,L. (2020). “Implementasi Rambu Rambu Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Sebagai Sarana Pemenuhan HAM Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan”. Law and Justice. Vol.5, No.1, pp. 55-70.

Downloads

Published

2021-11-12

How to Cite

Kurniawan, R., & Soge, M. M. . (2021). Menelaah Kesiapan Pencegahan dan Penanganan Kebakaran di Lapas Kelas IIA Lahat. ADI Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 43–50. https://doi.org/10.34306/adimas.v2i1.524