Pemberdayaan Masyarakat Melaui Pengemasan dan Pemasaran Produk Lokal (Jambu Mete dan Kawis) Desa Sembungin Kecamatan Bancar

Authors

  • Moh Agus Sifa' Institut Agama Islam Al Hikmah Tuban
  • Siti Effi Nur Ummah Institut Agama Islam Al Hikmah Tuban
  • Amalia Institut Agama Islam Al Hikmah Tuban

DOI:

https://doi.org/10.34306/adimas.v2i2.526

Keywords:

Pemberdayaan, Pengemasan, Pemasaran, Jambu Mete, Kawis

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pemberdayaan masyarakat melalui pengemasan dan pemasaran produk lokal (jambu mete dan kawis) Desa Sembungin Kecamatan Bancar. Desa Sembungin adalah salah satu desa yang penghasilan terbesarnya diperoleh dari sektor pertanian. Masyarakat Desa Sembungin mayoritas petani yang sebagian besar menanam pohon jambu mete dan kawis, sehingga dengan banyaknya jambu mete dan kawis, masyarakat Sembungin telah banyak memanfaatkan jambu mete dan kawis tersebut. Jambu mete diolah menjadi makanan, seperti jambu krispi dan abon. Kawis diolah menjadi jenang kawis dan sirup kawis. Akan tetapi, dengan banyaknya produk lokal tersebut hanya digunakan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sendiri, sehingga tidak jarang pula jambu mete terbuang sia-sia tanpa ada nilai jualnya. Padahal produk jambu mete dan kawis berpeluang besar untuk dikembangkan di Desa Sembungin. Permasalahan yang dihadapi masyarakat Sembungin adalah kurangnya pengetahuan terkait pengemasan dan pemasaran poduk. Metode penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah riset aksi. Di antara nama-namanya, riset aksi sering dikenal dengan PAR atau Participatory Action Research. Melalui pendekatan Participatory Action research (PAR), program ini menitikberatkan pada pemberdayaan masyarakat melalui pengemasan dan pemasaran produk lokal Desa Sembungin.  Penelitian ini dilakukan selama satu bulan di bulan Agustus 2021. Lokasi penelitian ini dipilih dengan pertimbangan yaitu lokasi yang sentra budidaya jambu mete dan kawis. Dengan adanya pemberdayaan masyarakat melalui pengemasan dan pemasaran ini diharapkan dapat mengembangkan produk lokal Desa Sembungin untuk kedepannya menjadi produk yang dikenal oleh masyarakat lain dan diminati. Sehingga ekonomi masyarakat akan meningkat melalui penjualan produk lokal tersebut.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Tulus Tambunan, Usaha Kecil dan Menengah di Indonesia (Jakarta: Salemba Empat, 2002)

N. R.Sucipto, Sutarto, J. Pemberdayaan Masyarakat Miskin Untuk Meningkatkan Kecakapan Hidup Melalui Kursus Menjahit Di LKP Elisa Tegal. Journal Of Non formal Education And Community Empowerment, Universitas Negeri Semarang, 2015, 4 (2).

Yantu, Sisfahyuni, Ludin dan Taufik, Strategi Pengembangan Subsektor Perkebunan Dalam Perekonomian Sulawesi Tengah, (Media LITBANG Sulawesi Tengah,Oktober 2009,) BALITBANGDA Propinsi Sulawesi Tengah, 2 (1)

TYuniarti, Ensiklopedia Tanaman Obat Tradisional (Yogyakarta: Cetakan Pertama Medpress, 2008)

Irwanto Adhi Nugroho, Keragaman Morfologi Dan Anatomi Kawista (Limonia Acidissima L.) (Rembang,IPB: Skripsi.2012)

Panduan KKN-PAR Kuliah Kerja Nyata 2021, (Tuban: Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat IAI Al HikmahTuban, 2021

Ahmad Mahmudi, Kuliah Pengantar Tentang Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat,2009

LPPM IAI Al Hikmah Tuban, Panduan KKN-PAR Kuliah Kerja Nyata IAI Al Hikmah Tuban, (LPPM IAI Al Hikmah Tuban, 2021)

Emy Wuryani dan Wahyu Purwiyastuti, Menumbuhkan Peran Serta Masyarakat Dalam Melestarikan Kebudayaan Dan Benda Cagar Budaya Melalui Pemberdayaan Masyarakat Di Kawasan Wisata Dusun Ceto. Satya Widya, Universitas Kristen Satya Wacana, 2012, 28 (2).

JokoSutarto, Pendidikan Nonformal Konsep Dasar, Proses Pembelajaran, & Pemberdayaan Masyaraka (Semarang: Unnes Press, 2007)

Totok dan Poerwoko, Pemberdayaan Masyarakat dalam Prespektif Kebijakan Publik (Bandung: Alfabeta, 2012)

Sulistiyani, Ambar Teguh, Kemitraan dan Model-Model Pemberdayaan (Yogyakarta: Gava Media, 2010)

Achmad Rifa’i, Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pendidikan Nonformal (Semarang: Unnes Press, 2008)

Wawancara dengan Bapak Sipnanto, Kepala Desa Sembungin, Pada Hari Kamis, Tanggal 29 Juli 2021, Pukul 09.30 – 10.30 WIB.

Zayyinul Hayati, dkk. Pelatihan Desain Kemasan Produk UMKM di Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Jurnal Pengabdian Untuk Mu Negeri, 2017, 1 (2)

Winardi, Manajemen Pemasaran (Jakarta: Rajawali Press, 2004)

Ari Widiati, Peranan Kemasan (Packaging) Dalam Meningkatkan Pemasaran Produk Usaha Mikro Kecil Menengah (Umkm) di “Mas Pack” Terminal Kemasan Pontianak, Jurnal Audit Dan Akuntasi, Universitas Tanjungpura, 2019, Vol 8 No. 2.

Irmawaty P. Tamburaka, Strategi Pengembangan Jambu Mete untuk Mendukung Perekonomian Petani Di Kabupaten Muna, Jurnal Mega Aktiva, 2016, 5 (1).

Ira Lestari, Kajian Pemasaran Jambu Mete Di Desa Lauwa Kecamatan Pitumpanua Kabupaten Wajo, Skripsi, Universitas Muhammadiyah Makassar, 2019

Ayuni Lathifah, Pemberdayaan Masyarakat Melalui Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Asosiasi Mekarsari Kelurahan Kandri Kecamatan Gunungpati Kota Semarang, Skripsi, Universitas Negeri Semarang, 2019.

Downloads

Published

2022-01-13

How to Cite

Agus Sifa’, M., Ummah, . S. E. N. ., & Amalia. (2022). Pemberdayaan Masyarakat Melaui Pengemasan dan Pemasaran Produk Lokal (Jambu Mete dan Kawis) Desa Sembungin Kecamatan Bancar. ADI Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 1–11. https://doi.org/10.34306/adimas.v2i2.526